Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas laba terhadap periode pasca-IPO perusahaan sub sektor Software & IT Services yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2023. Kualitas laba dalam penelitian ini diukur menggunakan dua indikator, yaitu akrual diskresioner (Discretionary Accruals) dan persistensi laba (Earnings Persistence). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan triwulannan satu tahun pada saat dan setelah IPO. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pemilihan model regresi data panel, dimana berdasarkan uji Chow, model yang digunakan adalah Pooled Least Square (PLS). selanjutnya dilakukan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas. Untuk menguji hipotesis, digunakan uji parsial (uji t), uji simultan (uji F) dan analisis koefisien determinasi (R²). hasil penelitian menunjukan bahwa Discretionary Accruals dan Earnings Persistence berpengaruh parsial dan simultanterhadap periode pasca-IPO. Koefisien determinasi menunjukan bahwa DA dan Ep menjelaskan 19.67% variasi periode pasca-IPO, sementara 80,33% sisanya dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini, seperti kondisi makroekonomi, tata kelola perusahaan dan faktor industri. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas laba memegang peranan penting dalam menggambarkan stabilitas dan kinerja keuangan perusahaan pasca-IPO
Copyrights © 2025