Kecurangan laporan keuangan merupakan salah satu permasalahan serius yang dapat mengganggu integritas informasi keuangan perusahaan, khususnya di sektor infrastruktur yang memiliki peran penting dalam pembangunan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stabilitas keuangan, tekanan eksternal, dan rasionalisasi terhadap kecurangan laporan keuangan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 14 perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2023. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan, dan dianalisis menggunakan regresi data panel yang didahului dengan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan eksternal dan rasionalisasi berpengaruh secara signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan stabilitas keuangan tidak berpengaruh. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan dari pihak luar serta pembenaran internal manajemen merupakan faktor utama dalam terjadinya kecurangan laporan keuangan. Kata kunci: Kecurangan laporan keuangan, Rasionalisasi, Stabilitas keuangan, Tekanan eksternal
Copyrights © 2025