Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengamatan peneliti terhadap perilaku mahasiswa FKIP yang beragam dalam berkomunikasi melalui media sosial, khususnya melalui platform WhatsApp. Sebagian mahasiswa, sekitar 35%, menunjukkan kecenderungan perilaku negatif seperti menyindir atau menyudutkan teman saat tidak menyukai seseorang. Perilaku tersebut mencerminkan kurangnya sikap saling menghormati dan etika dalam komunikasi digital, yang menjadi perhatian penting dalam konteks pembentukan karakter dan nilai-nilai kebangsaan. Namun demikian, mayoritas mahasiswa, yaitu sekitar 65%, menunjukkan perilaku yang positif dan membangun. Contohnya, ketika salah satu teman mengalami musibah atau sedang berduka, mereka secara spontan berinisiatif menghubungi teman-teman sekelas untuk berkumpul dan datang bersama ke rumah duka. Walaupun tidak semua mahasiswa dapat hadir karena kesibukan masing-masing, tetap hadir perwakilan dari kelas sebagai bentuk solidaritas. Hal ini menunjukkan adanya komunikasi yang baik, sikap saling menghormati, dan rasa kebersamaan antar mahasiswa FKIP yang perlu terus dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap penerapan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa FKIP Universitas PGRI Banyuwangi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa FKIP Universitas PGRI Banyuwangi sebagai subjek penelitian. Analisis data dilakukan dengan langkah uji normalitas dan uji hipotesis untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap penerapan nilai-nilai Pancasila. Hasil analisis data menunjukkan bahwa uji normalitas dengan nilai Asymp. Sig sebesar 0,200 menyatakan data sudah terdistribusi normal. Selain itu, uji hipotesis menghasilkan nilai t-hitung sebesar 6,392, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan media sosial terhadap penerapan nilai-nilai Pancasila. Berdasarkan hasil penelitian, penyebaran kuesioner kepada peserta didik menghasilkan jawaban positif yang menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini membuktikan bahwa pengaruh media sosial terhadap penerapan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa FKIP Universitas PGRI Banyuwangi saling berkaitan dan memiliki hubungan yang signifikan satu sama lain. Temuan ini menunjukan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi dan penguatan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kampus untuk mendukung pengembangan karakter mahasiswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2025