Penelitian ini bertujuan untuk mengui pengaruh Frekuensi Kemunculan Gambar CEO, Tekanan Pihak Luar, Pergantian Auditor, Kebutuhan Keuangan Personal, Pengawasan Yang Tidak Efektif, dan Pergantian Direksi terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar sebagai indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019-2023, dan menetap selama periode penelitian (5 tahun). Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 28 perusahaan. Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Frekuensi Kemunculan Gambar CEO berpengaruh negatif terhadap Kecurangan Laporan, sedangkan Tekanan Pihak Luar dan Pergantian auditor memiliki dampak positif terhadap mengurangi kecurangan dalam laporan keuangan, serta membantu memenuhi kebutuhan keuangan pribadi dan meningkatkan pengawasan yang kurang efektif. Namun, pergantian direktur tidak berdampak signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan.
Copyrights © 2024