Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan verbal bullying terhadap resiliensi pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian berjumlah 122 siswa SMA Krian, yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari skala verbal bullying yang dikembangkan berdasarkan indikator yaitu mengancam, menyebarkan rumor, memberi nama julukan atau menggoda, membuat pernyataan buruk atau menghina ras, pengucilan, untuk skala resiliensi yang mencakup aspek yaitu kompetensi personal, ketenangan dalam bertindak, menerima perubahan secara positif, pengendalian diri, pengaruh spiritual. Nilai koefisien korelasi sebesar -0,240 dan signifikansi 0,008 (p < 0,05). Artinya, verbal bullying semakin tinggi maka resiliensi akan menurun begitupun sebaliknya.
Copyrights © 2025