Penggunaan media sosial di kalangan anak-anak usia sekolah dasar semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter sosial siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan media sosial secara positif di lingkungan sekolah dasar, terutama sebagai sarana komunikasi, pendidikan karakter, dan pembimbingan etika digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana guru memanfaatkan media sosial dalam proses pembentukan karakter sosial siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada guru-guru Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya WhatsApp Group kelas, dimanfaatkan guru sebagai media komunikasi untuk menyampaikan informasi, tugas, serta penguatan nilai-nilai karakter kepada siswa dan orang tua. Selain itu, guru juga menggunakan media sosial untuk membagikan konten edukatif seperti video motivasi dan cerita moral yang mengandung nilai sosial seperti gotong royong, jujur, dan peduli sesama. Guru juga berperan aktif dalam membimbing etika digital siswa, termasuk mengajarkan cara berkomentar yang sopan, menghargai perbedaan, dan tidak menyebarkan informasi hoaks. Dampaknya, siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan komunikasi, rasa percaya diri, dan kepedulian terhadap sesama.
Copyrights © 2021