Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan partisipasi dan kepatuhan Wajib Pajak di Kota Surabaya melalui pendekatan kebijakan tax amnesty. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan dari instansi perpajakan serta ahli di bidang pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dalam dua tahun terakhir mencerminkan masih rendahnya kepatuhan pajak, baik secara ekstensif maupun intensif. Program tax amnesty terbukti mampu memperluas basis data perpajakan, mendorong pengungkapan aset, serta meningkatkan penerimaan pajak dalam jangka pendek. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada transparansi, efektivitas implementasi, dan kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan. Kajian teori dari Mardiasmo (2018), Darussalam (2014), hingga Resmi (2017) mendukung bahwa tax amnesty tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus diiringi reformasi struktural, edukasi publik, penegakan hukum, serta modernisasi sistem informasi pajak. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara insentif fiskal dan kebijakan penegakan hukum yang tegas untuk menciptakan sistem perpajakan yang adil dan berkelanjutan di tingkat daerah.
Copyrights © 2025