Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja material beton dengan substitusi limbah plastik sebagai pengganti sebagian agregat halus dalam campuran beton. Permasalahan pengelolaan limbah plastik di Indonesia serta kebutuhan akan alternatif material konstruksi yang ramah lingkungan menjadi latar belakang penelitian ini. Metode eksperimental digunakan dengan membuat beberapa variasi campuran beton dengan substitusi limbah plastik poliethylene terephthalate (PET) daur ulang sebagai pengganti pasir dengan variasi persentase 0% (kontrol), 5%, 10%, 15%, dan 20% dari volume agregat halus. Pengujian meliputi kuat tekan, kuat tarik belah, penyerapan air, dan modulus elastisitas beton pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi limbah plastik hingga 10% memberikan nilai kuat tekan yang masih memenuhi persyaratan beton struktural, dengan penurunan kuat tekan sebesar 8,3% dibandingkan beton normal, namun memiliki keunggulan berupa bobot yang lebih ringan sebesar 7,2% dan penyerapan air yang lebih rendah sebesar 13,5%. Sementara substitusi 15% dan 20% menunjukkan penurunan signifikan pada kuat tekan sebesar 18,7% dan 27,5%. Analisis ekonomi menunjukkan potensi penghematan biaya material sebesar 6,8% pada substitusi 10% dengan tetap mempertahankan kinerja struktural yang memadai. Hasil penelitian ini memberi kontribusi terhadap pengembangan material konstruksi berkelanjutan dan pengelolaan limbah plastik di Indonesia.
Copyrights © 2025