Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan usaha tani padi organik dan non organik di Desa Sumber Ngepoh, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Hasil analisis fungsi produksi Cobb-Douglas menunjukkan bahwa pada usaha tani padi organik, luas lahan, tenaga kerja, benih, dan pupuk memberikan pengaruh signifikan terhadap tingkat produksi, dengan luas lahan menjadi faktor yang paling dominan (tingkat kepercayaan 99%). Sedangkan pada usaha tani padi non organik, luas lahan dan pupuk juga memberikan pengaruh signifikan dengan tingkat kepercayaan yang sama. Analisis secara simultan menunjukkan bahwa seluruh faktor produksi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi. Analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa kedua jenis usaha tani menguntungkan dengan nilai BEP sebesar Rp 4.286.296,04 untuk padi organik dan Rp 3.953.177,10 untuk padi non organik. Nilai R/C ratio masing-masing sebesar 2,35 dan 1,97, menunjukkan bahwa kedua usaha layak dikembangkan, namun usaha tani padi organik memberikan pendapatan yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan padi non organik.
Copyrights © 2025