Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko keselamatan kerja pada proses pemuatan batu bara dengan sistem Ship to Ship (STS) di PT. Adhika Samudera Jaya, Pelabuhan Tanjung Api-Api Palembang. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah tingginya potensi kecelakaan kerja selama proses pemuatan batu bara, seperti jatuh dari ketinggian, paparan debu batu bara, dan kerusakan peralatan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi tingkat risiko keselamatan kerja dan upaya yang dilakukan perusahaan untuk meminimalkannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 35 responden yang terdiri dari tenaga kerja bongkar muat (TKBM), agen, foreman, dan crew kapal. Teknik analisis data menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan menentukan langkah pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko tertinggi terdapat pada proses pemindahan batu bara dari tongkang ke kapal besar dengan skor risiko 16,1 (kategori sangat tinggi), sedangkan risiko terendah adalah karatan pada pipa dengan skor 13,12 (kategori sedang). Upaya pengendalian yang direkomendasikan meliputi penggunaan alat pelindung diri (APD), pelatihan keselamatan, dan pemeliharaan peralatan secara rutin.
Copyrights © 2025