Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Effect Of Overbrengen Delay From CY To CFS Warehouse On Stripping Implementation At PT. Internusa Hasta Buana Wani Sihaloho, Otri
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 4 No. 5 (2023): September 2023
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v4i5.901

Abstract

In goods import activities at PT. Internusa Hasta Buana overloaded from the Container Yard (CY) to the CFS Warehouse. Delays in ships and Delivery Order documents are factors that cause overbregan delays and will affect stripping productivity at PT Internusa Hasta Buana. The aim of this research is to analyze the effect of overbregan delays on stripping productivity at PT Internusa Hasta Buana. Data collection techniques using observation and interviews. The population of this research is container handling activities at PT. Internusa Hasta Buana with samples namely Overbringing and Stripping Activities which experienced delays at PT. Internusa Hasta Buana Jakarta, in 2007. The method used is quantitative description. The results of the research show the results of the analysis regarding the relationship between late Overbringing and Stripping at PT. Internusa Hasta Buana using correlation analysis shows a value of r = 0.83. This proves that the influence of Overbrengen delay on Stripping has a strong and positive relationship on the productivity of PT's Stripping implementation. Internusa Hasta Buana, the results of hypothesis testing with an error rate of 5% on all sample data, obtained the number t0 = 4.36 > t table = 1.182 so that Ho: r = 0 is rejected and Ha: r> 0 is accepted, meaning there is a significant relationship between Delay Overbrengen and implementation of Stripping at PT CFS Warehouse. Internusa Hasta Buana and the results of the analysis of the influence of Overbrengen delays on the implementation of Striping using coefficient analysis obtained the regression equation model Y = 9.17 + 1.01, which means that if the variable for Overbrengen and stripping delays (X) increases by 9.17 times then the variable for the number of containers which in Overbrengen and Stripping will increase by 1.01 times. The results of the determining coefficient obtained were 68%, meaning that the influence of late Overbrengen on the implementation of Stripping at the CFS Warehouse of PT. Internusa Hasta Buana was 68% and the remaining 32% was due to other factors being ignored, as well as delays in Overbringing to PT's CFS warehouse. Inernusa Hasta Buana is caused by several factors including: delays in Delivery Order documents from shipping companies.
THE INFLUENCE OF EMPLOYEE SKILLS ON THE IMPLEMENTATION OF THE INAPORTNET SYSTEM AT THE KSOP CLASS III TANJUNG PAKIS LAMONGAN Subakti, Saipul Imam; Sihaloho, Otri Wani; Asdiana, Femmy; Arisusanty, Dian Junita
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS RESIKO KERJA TKBM (TENAGA KERJA BONGKAR MUAT) TERHADAP PROSES BONGKAR PUPUK DI DERMAGA JETTY DABN PROBOLINGGO Aisy, Salsabila Rizqina; Sihaloho , Otri Wani; Ratnaningsih , Dyah; Amrullah , Romanda Annas
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Kecelakaan kerja di Indonesia menurut data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2011 sebanyak 9.891 kasus, tahun 2012 sebanyak 21.735 kasus, tahun 2013 sebanyak 35.917 kasus dan pada tahun 2014 sebanyak 24.910. Dari data tersebut maka dari itu perlu membahas tentang management resiko K3 untuk mengatasi risiko serta kerugian yang timbul, mengingat bahaya hampir terjadi disetiap tempat kerja terutama di pelabuhan, maka analisis resiko kerja TKBM (Tenaga kerja Bongkar Muat) dan upaya untuk mencegah timbulnya resiko kerja akibat dari proses kegiatan kerja perlu segera dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Resiko kerja yang dihadapi oleh TKBM tepatnya di Pelabuhan Probolinggo, mengindentifikasi resiko kecelakaan kerja dari terendah sampai tertinggi dan menemukan pengendalian yang sesuai agar kecelakaan kerja yang dihadapi oleh TKBM bisa diminimalisir bahkan dihilangkan, mengingat masih banyak kecelakaan kerja yang terjadi di Pelabuhan Probolinggo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuntitatif dan menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) Sampel dalam penelitian ini adalah TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) yang ada di Pelabuhan Probolinggo sebanyak 40 orang dari 70 populasi TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) yang ada di wilayah Pelabuhan Probolinggo. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui cara yaitu: observasi langsung, studi pustaka, wawanacara dan menyebar kuesioner. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat beberapa Resiko Kerja yang dihadapi TKBM seperti tergelincir, terjatuh, tertimpa pupuk, tertabrak dan terpapar cuaca Ekstrem dengan total Resiko yaitu 18 Resiko Kerja, dengan mengetahui resiko tersebut maka dilakukan pengendalian resiko atau mitigasi resiko yaitu berupa pemasangan rambu-rambu lalu lintas, memasang pembatas jalan agar membantu memisahkan jalur truk dan mencegah tabrakan antar truk yang melaju berlawanan arah, penerapan SOP, Pemasangan pembatas benturan atau pegangan tangan pada pagar, menurut ILLC 1966 dan klasifikasi yang diperlukan, adalah salah satu perubahan yang dilakukan.
ANALISIS PENGARUH SHORE CONNECTION TERHADAP PENERAPAN PELABUHAN HIJAU (GREEN PORT) DI TERMINAL TELUK LAMONG SURABAYA Wati, Nike Risma; Sihaloho , Otri Wani; Asdiana , Femmy; Amrullah , Romanda Annas
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal Teluk Lamong Surabaya berkomitmen untuk menjadi pelabuhan hijau (green port) dengan menerapkan berbagai upaya ramah lingkungan, salah satunya adalah penggunaan shore connection. Shore connection adalah sistem penyaluran tenaga listrik dari darat ke kapal untuk menunjang kebutuhan daya listrik pada saat berlabuh, bersandar, dan atau melakukan proses bongkar muat dalam keadaan mesin mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dalam proses penggunaan shore connection serta menganalisis dampak penggunaan shore connection terhadap penerapan pelabuhan hijau (green port) di Terminal Teluk Lamong Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian campuran (mixed method) yang merupakan pendekatan penelitian dengan menggabungkan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis terdiri dari hasil wawancara, hasil perhitungan emisi gas buang kapal, hasil persentase efisiensi pengurangan emisi, dan Uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan menggunakan SPSS v25. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh hasil bahwa efisiensi pengurangan emisi NOx dan SO2 mencapai 94%, menunjukkan bahwa penggunaan shore connection sangat efektif dalam menurunkan emisi gas buang kapal. Hal ini diperkuat dengan hasil Uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menunjukkan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) 0,000 (lebih kecil dari 0,05) dimana artinya shore connection berpengaruh signifikan dalam mengurangi emisi gas buang kapal.
ANALISIS PENGGUNAAN SHORE CRANE TERHADAP EFEKTIVITAS BONGKAR BATU BARA DI PELABUHAN PT. SAH MOROWALI UTARA Hamzah, Irkhas Nur; Sihaloho , Otri Wani; Alia , Diana
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis penggunaan shore crane terhadap efektivitas bongkar batu bara di pelabuhan PT. SAH Morowali Utara, KIT Program Studi Transportasi Laut Politeknik Pelayaran Surabaya. Efektivitas bongkar muat batu bara di Pelabuhan PT. SAH Morowali Utara memainkan peran krusial dalam operasional pelabuhan. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan efisiensi, penggunaan shore crane menjadi fokus utama untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas bongkar muat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana shore crane mempengaruhi efektivitas bongkar muat batu bara. kurangnya perawatan berkala, serta tantangan dalam pengelolaan operasional pelabuhan yang dapat menghambat proses bongkar muat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada para operator crane dan manajer pelabuhan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk menentukan pengaruh variabel independen (penggunaan shore crane) terhadap variabel dependen (efektivitas bongkar muat batu bara). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan shore crane berpengaruh signifikan terhadap efektivitas bongkar muat batu bara di pelabuhan, dengan koefisien determinasi (R Square) sebesar 77.3%. Artinya, penggunaan shore crane menyumbang 77.3% terhadap peningkatan efektivitas bongkar muat. Selain itu, ditemukan bahwa perawatan yang tidak optimal dan keterbatasan fasilitas pelabuhan menjadi kendala utama dalam operasional. Oleh karena itu, rekomendasi perbaikan mencakup peningkatan rutin perawatan alat, penambahan fasilitas penunjang, dan pelatihan berkelanjutan bagi operator crane untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO TERHADAP KEGIATAN OPERASIONAL KAPAL UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN DI PT. XXX Ali, Indana Farach; Sihaloho , Otri Wani; Alia , Diana
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen risiko sangat perlu adanya dalam kegiatan operasional suatu perusahaan pelayaran berguna untuk pengelolaan dan pengendalian risiko, karena pada kegiatan operasional sering terjadi kesalahan pekerjaan yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Metode yang digunakan pada penelitian adalah pemetaan kegiatan operasional dan House of Risk. Disimpulkan bahwasannya hasil penelitian ini didapatkan sebanyak 19 risk event dan 19 risk agent yang mungkin terjadi. Dimana dari 19 risk agent tersebut terdapat tiga risk agent dominan. Ketiga agen risiko dominan tersebut yaitu idak melakukan doble check pada email (A6), Banyak tidak kesesuaian dengan KPI (A19), dan terjadinya miss komunikasi antara pihak kapal, OS, SCM, dan supplier (A12). Dari tiga agen risiko dominan didapatkan sebanyak 10 aksi mitigasi. Dari 10 aksi mitigasi tersebut dengan mempertimbangkan keefektifan dari aksi mitigasi dalam penerapannya, didapatkan tiga strategi mitigasi utama yaitu Membuat jadwal priotitas jobdesk secara berkala dengan jangka waktu per minggu / per bulan (PA10), melakukan pengecekan email berkala (PA5), melakukan evaluasi tiap bagian (PA2)
ANALISIS PEMANFAATAN APLIKASI INAPORTNET UNTUK MENUNJANG KELANCARANpPENERBITAN SURAT PERSETUJUAN BERLAYAR OLEH KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS I PONTIANAK Astuti, Diah; Arisusanty , Dian Junita; Asdiana , Femmy; Sihaloho, Otri Wani
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inaportnet adalah platform internet yang berpusat pada standar operasional pelabuhan untuk mengelola kegiatan di pelabuhan dan untuk memberikan perizinan seperti surat persetujuan berlayar. Tujuan dari Inaportnet untuk mempercepat proses izin surat persetujuan berlayar untuk menciptakan pelayanan kapal yang berkualitas dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Inaportnet dalam penerbitan surat persetujuan berlayar serta untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dan upaya yang dilakukan dalam penerbitan surat persetujuan berlayar melalui Inaportnet di Kantor Kersyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Pontianak. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara kepada responden, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti bahwasanya didapatkan rata-rata naik turunnya laju pertumbuhan dari tahun 2019-2023 sebesar 7%. Hasil tersebut mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini membuktikan bahwa peran Inaportnet untuk menunjang kelancaran penerbitan surat persetujuan berlayar sudah berjalan baik. Namun kendala terbesar dalam penerapan Inaportnet adalah masih perlunya peningkatan kualitas koneksi internet, supaya pengguna jasa lebih mudah dalam mengoperasikan sistem Inaportnet.
ANALISIS PENGARUH DIGITALISASI PEMBUATAN MASA LAYAR TERHADAP PELAYANAN KEPADA PENGGUNA JASA DI KANTOR KESYAHBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN UTAMA TANJUNG PERAK SURABAYA Rahmawati, Rosalina; Sihaloho, Otri Wani; Asdiana, Femmy; Arisusanty, Dian Junita
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70799/jumma.v6i1.112

Abstract

Pembuatan surat masa layar online mulai diterapkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya sejak tahun 2018. Pengurusan online ini merupakan program yang digagas oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya untuk memperoleh penghargaan WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan ISO (International Organization for Standardization) yang diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat pengurusan pembuatan surat keterangan masa layar. Sebelum pemberlakuan online, pengurusan manual dilakukan dengan cara mengambil nomor antrian serta membawa berkas yang telah ditentukan ke petugas untuk dicek. Proses tersebut memakan banyak waktu karena berkas yang diserahkan belum tentu benar dan harus kembali lagi untuk memberikan bekas yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan kendala dalam pembuatan masa layar online terhadap pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya serta untuk mengetahui pengaruh digitalisasi pembuatan masa layar berupa web masa layar terhadap pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 responden yaitu pengguna jasa (pelaut dan agen) yang mengurus pembuatan masa layar di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya. Pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linier dengan model persamaannya Y= 13.183 + 0.374X + e. Hasil pengujian menunjukkan bahwa digitalisasi pembuatan masa layar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pelayanan kepada pengguna jasa dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0.406 atau 40.6%. Pada uji hipotesis diperoleh t hitung 2.338 > nilai t tabel 2.048 sehingga memiliki kesimpulan yaitu terdapat pengaruh digitalisasi pembuatan masa layar online (X) terhadap pelayanan kepada pengguna jasa (Y).
Pengembangan SPS Inaportnet dengan Integrasi Sistem Informasi Perwira Jaga Berbasis Web di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Firmansyah, Ryzki Arif; Wani Sihaloho, Otri; Asdiana, Femmy; Amrullah, Romanda Annas; Arisusanty, Dian Junita; I.P. Turnip, Guntur
Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan Volume 5, Number 3, November 2024 Edition
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/zl.v5i3.36415

Abstract

In the era of rapid digitalization, technology allows fast access to information via the internet. Digitalization of information systems is important to increase organizational efficiency. In the port sector, the Harbormaster's Office and the Tanjung Perak Surabaya First Class Port Authority have used Inaportnet to support shipping activities. One of the main services is the Sailing Approval Letter (SPB) which has been digitized in the Inaportnet SPS system. However, information dissemination by duty officers is still limited to WhatsApp groups and personal communications, causing inefficiencies. This research aims to evaluate the development and integration of an online guard officer information system using PHP. This research was carried out using the research and development method using a prototype model. Testing was carried out using the black box method with results showing a 100% functionality success rate. This integration produces additional features such as the main page, guard officer information dashboard, admin login and logout menus, as well as information notifications that can be used on all platforms. The research results show that this system increases operational effectiveness and efficiency at the Harbor Master of Tanjung Perak Surabaya. It is hoped that these findings can become a reference for the development of information systems in the maritime sector and increase understanding in data management.
Implementasi Sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkar Muat (SIMON TKBM) terhadap Kegiatan Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Perak Dhea Putri Ananda Br Sitepu; Otri Wani Sihaloho; Dyah Ratnaningsih; Intan Sianturi
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v5i1.5853

Abstract

This research aims to analyze the use of SIMON TKBM, identify obstacles in its implementation, and evaluate its impact on the efficiency of loading and unloading activities at Tanjung Perak Port. A quantitative approach was used involving a population consisting of 1480 loading and unloading workers (TKBM) at the port. The research sample was calculated using the Slovin formula with a margin of error of 10%, resulting in a total of 90 representative respondents. Data was collected through a questionnaire with 17 statements and then analyzed using validity, reliability and multiple linear regression tests to identify the relationship between the use of SIMON TKBM, implementation obstacles and its impact on loading and unloading efficiency. Referring to the validity and reliability test results, it shows that all questionnaire items are valid and reliable (Cronbach's Alpha = 0.893). Multiple linear regression analysis shows that the System (X1) and User (X2) variables have a positive effect on Interaction (Y), with the largest contribution coming from the user factor (coefficient = 0.301; significance = 0.003). Meanwhile, the System variable has a low and insignificant influence (coefficient = 0.090; significance = 0.395), which indicates the existence of technical problems in the system. The multiple correlation coefficient value of 0.519 indicates a moderate relationship between the three variables. These findings conclude that the implementation of SIMON TKBM is quite effective in supporting loading and unloading activities, especially with active user support, although technical improvements and identification of other external factors that influence system effectiveness are still needed.