Di era informasi saat ini, fotografi telah berkembang menjadi alat komunikasi visual yang strategis untuk memengaruhi pendapat publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana peran fotografi sebagai bagian dari narasi visual memengaruhi persepsi masyarakat terhadap masalah sosial, politik, dan budaya yang disampaikan melalui media massa dan media sosial. Penelitian ini menganalisis berbagai elemen, termasuk kekuatan visual jurnalisme, ekspresi emosi dan wajah dalam foto, serta bagaimana desain komunikasi visual memengaruhi pemaknaan pesan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotografi tidak hanya merekam realitas tetapi juga mengajarka makna sosial melalui aspek teknis (pencahyaan, bayangan,, dan komposisi), kontekstual (lingkungan sosial dan politik), dan emosional (perasaan dan ekspresi audiens). Dalam bidang jurnalisme warga, fotografi membantu masyarakat berpartisipasi dalam wacana visual yang memngaruhi opini publik. Menurut penelitian ini, fotografi memiliki kekuatan baratif, afektif, dan politis dalam membentuk cara masyarakat melihat realitas sosial. Studi ini juga menekankan betaoa pentingnya literasi visual dalam menghadapi arus informasi yang semakin cepat, visual, dan kompleks.
Copyrights © 2025