Arus globalisasi yang terus berkembang turut mempengaruhi masyarakat Indonesia baik dari segi gaya hidup, pola pikir, berbahasa serta menggeser budaya lokal di Indonesia. Penanaman nilai-nilai budaya lokal sejak dini merupakan langkah strategis untuk menanamkan sikap, perilaku, kepribadian, dan budi perkerti yang santun, serta menumbuhkan jiwa nasionalisme pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis budaya lokal di Taman Kanak-Kanak Pembina Universitas Muhammadiyah Purwokerto (TK Pembina UMP). Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan tiga metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitan menunjukkan bahwa, Implementasi pembelajaran berbasis budaya lokal di TK Pembina UMP diwujudkan melalui integrasi nilai-nilai budaya Banyumas dalam kegiatan keseharian anak, seperti penggunaan bahasa daerah saat berkomunikasi, menyanyi lagu tradisional bahasa jawa, pengenalan makanan tradisional, baju adat, membuat hasil karya dengan barang bekas dan bahan alam, serta penerapan nilai sosial. Strategi pembelajaran dilakukan secara tematik dengan pendekatan bermain sambil belajar, yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia dini. Dukungan guru, orang tua, serta lingkungan sekitar menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi ini. TK Pembina UMP telah melestarikan budaya lokal dengan cukup baik. Namun perlu mengembangkan kurikulumnya agar lebih tertara, terarah dan menjadi lebih baik.
Copyrights © 2025