This study is motivated by the mismatch between the competencies of vocational high school (SMK) graduates and the needs of the labor market, which has resulted in the highest open unemployment rate among SMK graduates in Indonesia. The purpose of this study is to examine the relationship between future orientation and work readiness among students of SMK. A correlational quantitative approach was employed, involving all eleventh-grade students (N = 241) as research subjects using a saturated sampling technique. The instruments used were a future orientation scale and a work readiness scale, both of which had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using Pearson Product Moment correlation. The results revealed a significant and strong relationship between future orientation and work readiness (r = 0.604; p < 0.001). These findings indicate that the higher the students' future orientation, the greater their level of work readiness. This study provides practical implications for designing career planning interventions in vocational schools and offers a future orientation-based approach as a strategy to improve students' work readiness. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan SMK dan kebutuhan dunia kerja, yang menyebabkan tingkat pengangguran terbuka pada lulusan SMK menjadi yang tertinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara orientasi masa depan dengan kesiapan kerja pada siswa SMK. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan melibatkan seluruh siswa kelas XI (N = 241) sebagai subjek melalui teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah skala orientasi masa depan dan skala kesiapan kerja yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil menunjukkan hubungan yang signifikan dan kuat antara orientasi masa depan dan kesiapan kerja (r = 0,604; p < 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi orientasi masa depan siswa, maka semakin tinggi kesiapan kerja yang dimiliki. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam merancang intervensi perencanaan karir di SMK dan menawarkan pendekatan berbasis orientasi masa depan sebagai strategi untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa.
Copyrights © 2025