Mutu pendidikan dasar menjadi perhatian utama dalam menghadapi tantangan global abad 21. Penelitian ini menganalisis kolaborasi K3S dan pengawas sekolah di Kabupaten Banjar dalam meningkatkan mutu pendidikan. Metode studi kasus kualitatif digunakan dengan subjek kepala sekolah, pengawas, dan pemangku kebijakan yang dipilih purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan adanya forum rutin dan supervisi bersama antara K3S dan pengawas untuk membahas masalah sekolah, merancang program, dan mengevaluasi capaian. Kolaborasi ini didukung komunikasi terbuka, visi bersama, dan dukungan Dinas Pendidikan. Namun, keberhasilan masih bergantung pada inisiatif individu. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran dan perbedaan persepsi peran. Untuk mengatasinya, diperlukan peningkatan alokasi dana, penyamaan persepsi melalui pelatihan bersama, serta pemanfaatan teknologi untuk koordinasi. Kolaborasi ini mencerminkan praktik manajemen strategik dan community of practice yang penting dalam pengembangan mutu pendidikan dasar secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rekomendasi kebijakan untuk memperkuat sinergi antar pihak terkait.
Copyrights © 2025