Menguatnya kecenderungan polarisasi agama di tengah masyarakat menuntut adanya upaya preventif melalui pendidikan dan forum dialog yang terstruktur. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan MWC NU Pace, Nganjuk, melalui pendekatan berbasis dialog interaktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan tokoh agama lokal, organisasi kepemudaan (Ansor, Fatayat, IPNU-IPPNU), dan tenaga pendidik dalam sesi dialog lintas generasi yang terstruktur. Tema yang diangkat meliputi toleransi, kebangsaan, kebinekaan, dan fiqh al-ta'ayush. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap utama: asesmen kebutuhan, pelaksanaan dialog partisipatif, dan refleksi-evaluasi. Hasilnya menunjukkan adanya perubahan positif pada cara pandang peserta terhadap keberagaman dan munculnya kesadaran dialogis sebagai sikap budaya. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan literasi keagamaan yang inklusif di tingkat akar rumput.
Copyrights © 2024