Puskesmas Noyontaan menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan data keluarga berencana, terutama yang berkaitan dengan pemilihan dan penggunaan kontrasepsi. Sistem pencatatan manual yang masih mengandalkan excel terbukti kurang efisien dan terbatas dalam memberikan informasi yang relevan dan mendalam terkait dengan distribusi penggunaan kontrasepsi di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sebuah Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis website yang dapat memetakan sebaran penggunaan kontrasepsi serta menganalisis pola pemakaian yang ada. Sistem ini dirancang menggunakan pendekatan metodologi Waterfall yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, serta pemeliharaan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner kepada tenaga medis dan masyarakat penerima layanan keluarga berencana. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode White Box, Black Box, serta User Acceptance Testing (UAT) untuk memastikan kinerja dan kelayakan fungsionalitasnya. Hasil dari pengembangan sistem ini menunjukkan bahwa SIG berbasis website mampu menyediakan visualisasi data yang interaktif, serta memberikan gambaran yang lebih jelas terkait distribusi dan efektivitas penggunaan kontrasepsi. Diharapkan, sistem ini dapat meningkatkan efektivitas program keluarga berencana di Puskesmas Noyontaan, serta berpotensi untuk diimplementasikan di puskesmas lain sebagai solusi berbasis teknologi dalam pengelolaan data kesehatan yang lebih tepat sasaran dan efisien.
Copyrights © 2025