Pemilihan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) merupakan bentuk implementasi demokrasi kampus yang rutin dilaksanakan setiap tahun di Universitas Esa Unggul. Namun, proses pemilihan yang masih dilakukan secara manual melalui media kertas menimbulkan berbagai risiko, seperti kerusakan surat suara, keterlambatan dalam proses perhitungan, serta potensi kesalahan hitung. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi electronic voting (Univote) guna meminimalisasi risiko tersebut. Pengembangan sistem dilakukan dengan pendekatan agile development menggunakan framework Scrum, yang memungkinkan pengembangan iteratif dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Proses pengembangan mencakup tahapan user story, product backlog, sprint planning, pelaksanaan sprint selama 2 minggu, sprint review, dan retrospective, dengan total delapan iterasi dan maksimal 55 story point per sprint. Hasil akhir berupa aplikasi Univote diuji menggunakan metode black-box testing untuk memastikan fungsionalitas sesuai spesifikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik dan mampu memenuhi kebutuhan utama proses pemilihan secara digital. Kesimpulannya, pengembangan Univote terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi proses pemilihan BEM dan DPM. Implikasinya, penerapan e-voting ini dapat menjadi model sistem demokrasi kampus yang lebih modern, transparan, dan minim risiko, serta dapat diadopsi oleh institusi pendidikan lainnya.
Copyrights © 2025