Fenomena merokok pada remaja menjadi perhatian serius, khususnya dalam bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan perilaku merokok siswa SMP “X” Banjarbaru. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 80 dari 406 siswa. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan data dianalisis secara univariat. Hasil menunjukkan 39 siswa tidak merokok, sementara 41 siswa merokok (ringan 33 siswa, sedang 7 siswa, berat 1 siswa). Perempuan perokok terdiri dari kategori ringan (11 orang) dan sedang (1 orang). Keingintahuan tinggi terhadap rokok menjadi pemicu awal perilaku merokok dan kesulitan berhenti.
Copyrights © 2025