Data Susenas Maret 2022 menunjukkan bahwa 10,48% penduduk Indonesia adalah lansia. Lansia rentan mengalami gangguan kognitif akibat perubahan sistem saraf. Tn. S, seorang lansia dengan skor MMSE 14 (gangguan berat) dan SPMSQ 4 (gangguan sedang), menjadi subjek studi kasus untuk mengetahui pengaruh intervensi senam otak. Intervensi dilakukan sekali sehari selama 7 hari dengan durasi 15–20 menit. Hasil menunjukkan peningkatan skor MMSE menjadi 23 (gangguan ringan) dan SPMSQ menjadi 8 (fungsi intelektual utuh), yang membuktikan adanya perbaikan fungsi kognitif setelah intervensi senam otak selama tujuh hari.
Copyrights © 2025