Penelitian ini menganalisis pengaruh teknologi Artificial Intelligence (AI) terhadap kemampuan membaca Kitab Kuning pada siswa madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi-experiment, Sampel penelitian terdiri dari 50 siswa MA. Nuurl Jadid Paiton Probolinggo yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (pembelajaran berbasis AI) 25 Siswa dan kontrol (metode konvensional) 25 siswa. Data diukur melalui pre-test dan post-test, dianalisis menggunakan paired sample t-test, independent sample t-test, dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen (nilai rata-rata post-test: 25.32 vs. 17.92 di kontrol), dengan kontribusi AI sebesar 81.7% (R² = 0.817). Temuan membuktikan potensi AI dalam memudahkan penguasaan nahwu, sharaf, dan mufradat, sekaligus menekankan perlunya integrasi teknologi yang adaptif tanpa mengabaikan nilai-nilai pedagogis tradisional.
Copyrights © 2025