Bicara dan mendengarkan adalah bagian esensial dari tindakan komunikasi yang membentuk kehidupan kita. Cinta, benci, rindu, pegertian dan salah pengertian terbangun lewat bicara dan mendengarkan. Seluruh keindahan bangunan persahabatan, percintaan, dan mahligai hidup berkeluarga kita rangkai dengan bicara dan mendengarkan. Kendala utama bagi komunikasi antarpersona satu sama lain adalah kecenderungan alamiah kita untuk menghakimi, menilai, menyetujui, atau membantah pernyataan orang lain ataupun pernyataan kelompok.Karena untuk berbicara orang harus lebih dulu mendengarkan maka belajarlah bicara dengan mendengarkan. Mendengarkan sepertinya mudah dilakukan, namun pada kenyataannya tidak semua orang berhasil menjadi pendengar yang baik. Tidak sedikit perselisihan, pertengkaran, bahkan pembunuhan terjadi, disebabkan hanya karena salah dengar lalu menjadi salah paham dan pada akhirnya jadi salah bertindak. Mendengarkan secara empatik dan selektif harus dipelajari secara sungguh-sungguh bila kita ingin menyerap sebanyak-banyaknya ilmu pengetahuan dan kebaikan.
Copyrights © 2025