Penelitian ini membahas penyajian Tari Ronggeng Warak dalam perhelatan internasional Water World Forum di Bali sebagai bentuk strategi pelestarian dan promosi budaya lokal pada tingkat global. Tari Ronggeng Warak merupakan karya tari kreasi tradisi khas Kota Semarang yang terinspirasi dari tradisi Dugderan, dengan ciri khas gerak enerjik, penggunaan topeng Warak, dan properti kembang manggar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk penyajian dan kekuatan visual yang ditampilkan serta nilai budaya yang diangkat dalam pertunjukan tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis video pertunjukan yang diunggah di platform digital serta dokumentasi dari media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyajian tari Ronggeng Warak berhasil menghadirkan sinergi antara kearifan lokal dan estetika pertunjukan global melalui koreografi ekspresif, iringan musik yang menggugah, serta kostum dan rias yang mencolok secara visual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tari Ronggeng Warak memiliki potensi besar sebagai media diplomasi budaya dan perlu dikembangkan melalui strategi digital agar lebih kompetitif dalam panggung internasional.
Copyrights © 2025