Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kemajuan teknologi terhadap pembangunan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia (KTI) menggunakan estimasi Ordinary Least Squares (OLS) dan Two-Stage Least Squares (2SLS). Kemajuan teknologi pada penelitian ini diukur dengan Indeks Pembangunan Teknologi dan Komunikasi (IPTIK) di KTI selama periode 2014-2023. Pada penelitian ini, variabel IPTIK dianggap endogen dan dipengaruhi oleh jumlah pengguna internet dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersifat panel tahunan pada setiap provinsi di KTI yang diperoleh melalui teknik dokumentasi dan studi literatur dari berbagai sumber resmi, seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait lainnya. Hasil penelitian pada OLS menunjukkan bahwa IPTIK, PMA, dan PMDN berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Selanjutnya pada hasil estimasi 2SLS setelah dilakukan koreksi endogenitas terhadap kemajuan teknologi menunjukkan bahwa hasilnya tetap konsisten, di mana IPTIK, PMA, dan PMDN tetap berpengaruh signifikan. Namun, pada hasil 2SLS memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan OLS yang mengindikasikan bahwa koreksi terhadap endogenitas lebih akurat terhadap peran teknologi dalam pembangunan ekonomi di wilayah KTI. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan teknologi serta dorongan investasi dapat menjadi strategi yang efektif dalam mempercepat pembangunan ekonomi di wilayah tertinggal seperti KTI
Copyrights © 2025