Kecerdasan buatan (AI), khususnya ChatGPT, memiliki potensi besar dalam mendukung proses pembelajaran, termasuk di tingkat Sekolah Dasar. Namun, masih banyak guru yang belum memahami cara memanfaatkannya secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan ChatGPT sebagai alat bantu dalam merancang pembelajaran Bahasa Inggris yang kontekstual dan kreatif. Kegiatan dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kamulan, Trenggalek, pada bulan April 2025, dengan melibatkan enam orang guru. Metode kegiatan mencakup tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan disusun dalam lima sesi terstruktur, dimulai dari pengenalan AI, praktik menyusun materi ajar, hingga penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis output ChatGPT. Hasil menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) mampu menyusun minimal dua jenis materi ajar (teks bacaan, soal, dan dialog) dengan bantuan ChatGPT. Sebanyak 50% peserta berhasil menyusun RPP lengkap satu pertemuan, sedangkan sisanya menyusun sebagian besar komponen RPP. Evaluasi melalui angket menunjukkan bahwa 100% peserta menyatakan pelatihan ini bermanfaat, dan 83% menyatakan siap menggunakan ChatGPT secara mandiri dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap positif terhadap pemanfaatan teknologi. Pelatihan ini terbukti efektif sebagai langkah awal dalam membangun literasi digital dan inovasi pembelajaran berbasis AI di kalangan guru Sekolah Dasar.
Copyrights © 2025