ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora
Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus

Kritik Harun Nasution Terhadap Teologi Tradisional

Najwa Zayra Nabila (Unknown)
Nasywa Kamila (Unknown)
Regita Permata Utami (Unknown)
Windy Novia Ramaadhanti (Unknown)
Dadan Firdaus (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2025

Abstract

Dominasi pemikiran teologi tradisional di Indonesia masih sangat kuat dalam pendidikan dan kehidupan keagamaan, namun pendekatan ini dinilai kurang mampu menjawab tantangan zaman modern yang menuntut rasionalitas, keterbukaan, dan konteks sosial yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis pandangan Harun Nasution terhadap teologi tradisional serta menggambarkan gagasan alternatif berupa teologi rasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan, menelusuri karya-karya Harun Nasution dan tokoh-tokoh teologi Islam lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harun Nasution mengkritik kecenderungan teologi tradisional yang terlalu pasrah pada takdir, menolak penggunaan akal, dan tertutup terhadap pembaruan. Ia menawarkan model teologi yang rasional, menekankan pentingnya akal sebagai alat memahami wahyu, serta menghidupkan kembali semangat ijtihad sebagai respons terhadap realitas sosial kontemporer. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran Harun Nasution masih sangat relevan untuk membentuk pola pikir keagamaan yang lebih terbuka, kritis, dan adaptif. Implikasinya, pendekatan rasional dalam teologi dapat menjadi landasan penting dalam reformasi pemikiran Islam di Indonesia.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

arima

Publisher

Subject

Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang ...