Etika pergaulan merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter anak sejak usia dini, khususnya di lingkungan sekolah dasar. Periode ini merupakan fase krusial di mana anak mulai memahami norma sosial melalui interaksi dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk etika pergaulan serta faktor-faktor yang memengaruhi hubungan sosial anak di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan observasi lapangan yang dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 11 Medan pada 13 Juni 2025. Data diperoleh dari hasil dokumentasi kegiatan siswa serta wawancara informal dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai etika seperti tolong-menolong, kerja sama, dan empati sudah mulai berkembang dalam interaksi siswa sehari-hari. Namun, masih ditemukan tantangan seperti sikap saling mengejek, pengaruh negatif dari kelompok sebaya, dan keterbatasan pendampingan dalam menyelesaikan konflik sosial. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran guru, orang tua, dan lingkungan sekolah dalam menanamkan nilai etika pergaulan secara konsisten. Kesimpulannya, pergaulan etis di tingkat sekolah dasar sangat berperan dalam membentuk karakter sosial anak, dan perlu didukung oleh pendekatan pendidikan karakter yang menyeluruh dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025