Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup dalam kawasan pertanian padi di Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Fokus utama penelitian adalah ketidakseimbangan antara kebutuhan ekologis masyarakat—seperti kebutuhan lahan pertanian dan pangan—dengan kapasitas alami kawasan dalam mendukung aktivitas pertanian secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis analisis data sekunder, meliputi informasi penggunaan lahan, jumlah penduduk, produktivitas padi, dan data lingkungan dari instansi resmi serta sumber terpercaya. Pengumpulan data dilakukan melalui telaah dokumen dan pemanfaatan matriks analisis daya dukung lahan serta kebutuhan ekologis per kapita.Hasil analisis Menggunakan pendekatan supply and demand menunjukkan bahwa daya dukung lingkungan kawasan pertanian untuk komoditas beras di Kalurahan Caturtunggal mengalami penurunan. Nilai kapasitas lahan tidak lagi mampu menyeimbangi beban ekologis yang ditimbulkan oleh pertumbuhan penduduk dan tekanan konversi lahan. Daya tampung lingkungan menunjukkan kondisi defisit, terutama terkait ketersediaan pangan dan perubahan fungsi lahan yang intensif. Rasio antara kebutuhan pangan penduduk dengan hasil produksi padi memperlihatkan disparitas yang substansial secara statistik, menandakan ancaman terhadap ketahanan pangan lokal.Kata kunci: Daya dukung lingkungan; daya tampung lingkungan; pertanian berkelanjutan; supply and demand ; ketahanan pangan; kawasan pertanian; Kalurahan Caturtunggal.
Copyrights © 2025