Kebutuhan akan inovasi metode pembelajaran bahasa yang mampu meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan retensi siswa, terutama di tengah tantangan pembelajaran konvensional dan keterbatasan fasilitas teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis produk belajar siswa (hasil Mind Mapping). Tujuan kegiatan ini untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas metode Mind Mapping yang terintegrasi dengan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dalam pembelajaran bahasa pada siswa SMA NU Gombengsari Kalipuro Banyuwangi. Hasil menunjukkan bahwa pada tahap awal, siswa mengalami sedikit kesulitan adaptasi terhadap Mind Mapping, namun setelah bimbingan dan praktik berulang, mereka mampu memanfaatkan metode ini secara efektif untuk memvisualisasikan dan mengorganisasi materi, seperti terlihat dari peningkatan pemahaman konsep dan retensi kosakata. Integrasi TPACK juga berjalan baik; meskipun fasilitas teknologi terbatas, guru menunjukkan inisiatif tinggi dalam menggunakan proyektor dan aplikasi sederhana untuk memperkaya penyampaian materi, yang membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Respons siswa secara umum sangat positif dan antusias, mereka merasa pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, mudah dipahami, dan relevan. Simpulannya, implementasi kombinasi metode Mind Mapping dan TPACK berhasil menciptakan lingkungan belajar bahasa yang lebih dinamis dan efektif, dengan potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut, meskipun perlu peningkatan dukungan infrastruktur teknologi di masa mendatang.
Copyrights © 2025