Transformasi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam pola aktivitas ekonomi masyarakat desa, termasuk dalam pengembangan usaha lokal berbasis komunitas. Namun, rendahnya literasi digital di kalangan pemuda desa, khususnya anggota Karang Taruna, masih menjadi hambatan utama dalam optimalisasi strategi pemasaran produk lokal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Karang Taruna melalui pelatihan digital marketing yang aplikatif, partisipatif, dan kontekstual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan experiential learning berbasis praktik langsung dan studi kasus, serta dievaluasi melalui pre-test dan post-test pada tujuh indikator kompetensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman digital marketing (+88,89%), kemampuan membuat konten promosi (+105%), pengelolaan media sosial (+128,57%), dan pemanfaatan marketplace (+160%). Selain itu, terjadi peningkatan jumlah produk yang dipromosikan sebesar 220% dan jangkauan audiens digital sebesar 380%. Pelatihan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga memicu terbentuknya ekosistem wirausaha digital yang berkelanjutan berbasis komunitas. Program ini membuktikan bahwa pelatihan digital yang terstruktur dapat menjadi katalisator penting dalam meningkatkan daya saing usaha desa dan membangun kemandirian ekonomi lokal
Copyrights © 2024