Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam membantu perekonomian tumbuh dan mengurangi pengangguran. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang mengalami keterbatasan dalam hal pendanaan, akses pasar, dan keterampilan manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Program PNM Mekaar membantu memperkuat UMKM di Unit Cikalong Tasik 2. Pendekatan yang dilakukan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara rinci terhadap 10 peserta UMKM dan petugas lapangan (Account Officer). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program PNM Mekaar telah berdampak positif pada empat area pemberdayaan, yaitu: meningkatkan pengetahuan dan keterampilan (empowering), memberikan pinjaman tanpa perlu agunan (protecting), memberikan bimbingan dan pendampingan usaha (supporting), dan membantu mengembangkan ukuran dan peluang usaha (fostering). Namun, masih diperlukan peningkatan akses pasar dan keterampilan digital untuk memastikan bahwa usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025