Di Indonesia, program kesehatan remaja menjadi salah satu prioritas dalam upaya menciptakan generasi muda yang sehat dan produktif. Peran kader dan perawat sangat krusial dalam implementasi program kesehatan remaja di Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran komprehensif yang dapat menjadi dasar perbaikan program, sehingga upaya peningkatan kesehatan remaja dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hambatan dalam pelaksanaan program kesehatan remaja di Puskesmas meliputi pembagian tugas yang tidak jelas, keterbatasan sarana seperti ketiadaan ruangan khusus, dan jam operasional yang berbenturan dengan jadwal sekolah, sehingga mengurangi efektivitas program.
Copyrights © 2025