Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Determinants of Accessing Adolescent Health Services Among School Dropout Adolescents in Lombok, Indonesia: A Mixed Method Study Fitri, Elisa Sulistia; Khotmi, Nurmaulia; Amalia S.J Kahar
International Journal of Health and Social Behavior Vol. 1 No. 4 (2024): November : International Journal of Health and Social Behavior
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijhsb.v1i4.193

Abstract

This study investigates the factors influencing the utilization of adolescent health services among school dropout adolescents in the Sakra subdistrict of East Lombok, Indonesia. Employing a mixed-methods approach, the research combines quantitative data from structured questionnaires with qualitative insights gathered through in-depth interviews. A total of 37 school dropout adolescents, aged 14-19 years, were purposively sampled to participate in the study. The findings from this study underscore the multifaceted factors influencing school dropout adolescents' access to health services in the Sakra subdistrict of East Lombok regency. The six predictors highlighted the importance of knowledge, family support, distance, the role of health professionals, and the recognition of health needs in shaping adolescents' engagement with health services. Addressing these interconnected factors through a comprehensive approach can promote health equity and improve the overall well-being of school dropout adolescents, contributing to healthier communities in the long run.
Persepsi dan Hambatan Pelaksanaan Program PKPR oleh Perawat dan Kader: Studi Kasus di Puskesmas Sakra Fitri, Elisa Sulistia
Journal of Excellent Nursing Students (JENIUS) Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Excellent Nursing Students (JENIUS)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, program kesehatan remaja menjadi salah satu prioritas dalam upaya menciptakan generasi muda yang sehat dan produktif. Peran kader dan perawat sangat krusial dalam implementasi program kesehatan remaja di Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran komprehensif yang dapat menjadi dasar perbaikan program, sehingga upaya peningkatan kesehatan remaja dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hambatan dalam pelaksanaan program kesehatan remaja di Puskesmas meliputi pembagian tugas yang tidak jelas, keterbatasan sarana seperti ketiadaan ruangan khusus, dan jam operasional yang berbenturan dengan jadwal sekolah, sehingga mengurangi efektivitas program.
Program Inovasi Petugas Kesehatan Puskesmas Sembalun Dalam Penanganan Stunting Fitri, Elisa Sulistia; Ningsih, Mira Utami; Thiu, Mely Ratnasari
Journal of Excellent Nursing Students (JENIUS) Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Excellent Nursing Students (JENIUS)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan priority issue yang prevalensinya ditargetkan turun hingga 14% pada tahun 2024. Beberapa inovasi program telah dilakukan oleh petugas kesehatan khususnya di Puskesmas guna mendukung program pemerintah dalam percepatan penanganan Stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi inovasi program penanganan stunting di Puskesmas Sembalun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif eksploratif melalui interview, observasi, dan dokumentasi dengan empat orang partisipan sebagai sampel yang merupakan petugas Puskesmas yang ditugaskan sebagai koordinator program penanganan stunting. Temuan utama dalam penelitian ini adalah terdapat tiga jenis inovasi program penanganan stunting yang dilakukan oleh petugas program stunting. Program-program inovasi tersebut diantaranya; Kebabting, Pos Gizi dan Bakti Stunting. Penentuan jenis inovasi yang dilakukan oleh masing-masing Puskesmas tentunya berbeda-beda tergantung karakteristik atau situasi masyarakat. Program-program ini merupakan inovasi yang lahir dari masyarakat dan menjawab kebutuhan masyarakat untuk penanganan stunting, dan memiliki potensi untuk dikembangkan maupun diterapkan di kalangan masyarakat lainnya yang menghadapi masalah stunting.
Challenges Experienced by Health Professionals in Implementing the Family Integrated Service Post in Public Health Center; A qualitative study Fitri, Elisa Sulistia; Thiu, Mely Ratnasari; Ningsih, Mira Utami
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol. 5 No. 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v5i2.519

Abstract

The Family Integrated service post is a program that aiming to provide accessible health services to all over the villages and/or sub-villages in the province. The family integrated service post (FISP) targeting pregnant women, breastfeeding mothers, babies, adolescent, productive age, and elderly. Healthcare workers faced some challenges during the provision of integrated service post, either from their co-workers or from the communities. The challenges perceived have significant impact on the quality of services as well as the provision of integrated service post program. Hence, this study was aimed to investigate the challenges perceived by health professionals during the implementation of the FISP in PHC of Sembalun. This study used a qualitative interview design and adopted constructivists paradigm. The study used purposive stratified sampling technique to determine the sample. Three midwives, three nurses, a health promotion practitioner, and two nutritionists were participated in the study. This study identified four main challenges experienced by health professionals in public health center of Sembalun. The challenges are communities’ schedule, lack of awareness, unsupported of essential tools, and staff shortage. Participants verbally conveyed that these challenges have significant effects on the provision of family integrated service post. Further study is needed to explore more challenges that could impede health services as well as study regarding the impact of these challenges
EVALUASI PROGRAM POS GIZI DI PUSKESMAS DALAM MENDUKUNG PROGRAM PENURUNAN STUNTING DI LOMBOK Fitri, Elisa Sulistia; Erna Soviatun
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 4 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/z6tfv147

Abstract

Program Pos Gizi berfokus pada edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan balita, dan pemberian makanan tambahan sesuai kebutuhan lokal dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik wawancara mendalam, dan analisis data dilakukan secara tematik untuk menggali faktor pendukung, kendala, serta dampak program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang jelas dan koordinasi antarpetugas serta dengan masyarakat berjalan efektif dalam mendukung program. Tenaga kesehatan dan kader posyandu aktif memberikan edukasi gizi, konseling, serta memantau status gizi ibu hamil dan balita. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan dana, variasi menu makanan tambahan yang minim, dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam edukasi gizi. Meskipun demikian, komitmen dan kerjasama lintas sektor memperkuat pelaksanaan program. Rekomendasi utama adalah peningkatan dukungan sumber daya, pelatihan berkala, penguatan komunikasi, serta evaluasi berkelanjutan guna mengoptimalkan efektivitas program penurunan stunting di wilayah kerja Puskesmas.  
PERSPEKTIF MULTISEKTOR DALAM MERESPON TINGGINYA ANGKA PERNIKAHAN USIA DINI DAN KAITANNYA DENGAN ANGKA KEJADIAN STUNTING DI LOMBOK Fitri, Elisa Sulistia; Mandala, Yenny; Hidayatullah, Dhandi
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 4 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/zjgxzc98

Abstract

Pernikahan dini dan stunting merupakan dua isu yang masih menjadi tantangan krusial di Provinsi Nusa Tenggara Barat, khususnya di pulau Lombok. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam perspektif dan peran multi-sektoral dalam merespon peningkatan angka stunting dan pernikahan dini di Lombok. Studi kasus ini menggunakan analisis kebijakan kualitatif berdasarkan Walt and Gilson’s Policy Triangle Framework, sebuah kerangka kerja untuk menganalisis kebijakan, yang mencakup empat aspek kebijakan, yaitu aktor, konten, konteks, dan proses. Peneliti melakukan wawancara mendalam semi-terstruktur dengan para pihak terkait seperti pemerintah desa, kecamatan dan DP3AKB Kabupaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pencegahan pernikahan dini merujuk pada UU yang diatur secara tegas melalui UU No. 16 tahun 2019 dan UU No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Peraturan Bupati Lombok Timur No. 41 tahun 2020. Selain itu, pelaksanaan program pencegahan pernikahan dini tetap dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) dan Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) yang digulirkan oleh Kementerian Kesehatan. Kurangnya awareness masyarakat, mindset masyarakat terhadap pernikahan anak, dan tingkat partisipasi remaja dalam forum di masyarakat masih belum optimal. Hal tersebut yang kemudian menjadi kendala program pencegahan pernikahan dini belum efektif. Perlu dilakukan penguatan strategi kolaboratif lintas sektor dan lebih melibatkan remaja dalam forum dan pengambilan kebijakan di masyarakat.  
PENINGKATAN PENGETAHUAN NUTRISI TERBAIK UNTUK SISWA MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL LOMBOK TIMUR Yenny Mandala; Fitri, Elisa Sulistia; Nurmaulia Khotmi
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/kaehmp25

Abstract

Masa remaja merupakan periode kritis yang mengalami perubahan signifikan dalam aspek fisik, kognitif, dan psikososial. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Gedung Aula Boarding School Muhammadiyah Selong dengan melibatkan 42 siswa sebagai peserta dengan tujuan untuk mengenalkan nutrisi terbaik pada remaja. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka selama dua jam dan difokuskan pada edukasi gizi remaja melalui penyuluhan serta pemutaran video interaktif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test dengan enam pernyataan pilihan benar-salah. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata skor dari 40% pada pre-test menjadi 80% pada post-test, yang mengindikasikan keberhasilan penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai gizi seimbang. Oleh karena itu, integrasi pendidikan gizi ke dalam kurikulum dan kegiatan rutin di sekolah sangat disarankan sebagai strategi holistik untuk membentuk generasi sehat dengan pengetahuan gizi optimal. Kesinambungan program edukasi ini perlu didukung dengan kolaborasi lintas sektor guna memastikan dampak jangka panjang bagi kesehatan remaja dan masyarakat secara umum.
TRANSFORMASI DIGITAL DI PUSKESMAS: PERAN E-PPGBM DALAM MENGOPTIMALKAN DETEKSI MASALAH GIZI DI LOMBOK Fitri, Elisa Sulistia; Mandala, Yenny; Rahman, Abdul Chalel
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/kp3h9822

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan primer menjadi strategi penting untuk meningkatkan efektivitas deteksi dini masalah gizi. Salah satu bentuk implementasi digital tersebut adalah penggunaan aplikasi Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) di Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi E-PPGBM dalam mendukung deteksi masalah gizi di Puskesmas di wilayah Lombok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap petugas gizi dan tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam pengelolaan E-PPGBM. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis berdasarkan tahapan Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-PPGBM berkontribusi dalam meningkatkan ketepatan pencatatan status gizi, mempercepat proses pelaporan, serta mempermudah pemantauan kasus gizi bermasalah di tingkat pelayanan primer. Namun demikian, implementasi E-PPGBM masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, kualitas jaringan internet, serta beban kerja petugas yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa E-PPGBM merupakan instrumen penting dalam mendukung sistem surveilans gizi di Puskesmas, meskipun diperlukan penguatan kapasitas SDM dan dukungan infrastruktur untuk mengoptimalkan pemanfaatannya. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan kebijakan dan implementasi sistem informasi gizi di tingkat layanan kesehatan primer.