Remaja menghadapi tantangan besar dalam mengelola identitas digital mereka, di tengah kurangnya pemahaman terhadap etika, keamanan, dan dampak penggunaan media sosial. Minimnya program literasi komunikasi digital yang sistematis di sekolah serta lemahnya kontrol lingkungan turut memperparah situasi. Media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook menjadi sarana berekspresi, namun juga membawa risiko seperti hoaks, perundungan digital, dan rendahnya etika komunikasi. Remaja menghadapi tantangan dalam mengelola identitas digital mereka akibat kurangnya pemahaman tentang etika dan keamanan. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berfokus pada literasi komunikasi digital untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai etika, tanggung jawab, dan kecerdasan bermedia sosial di SMK Utama Kota Tangerang Sealatan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang dengan metode konvensional, tanya jawab, dan metode challenge-based learning, yang memungkinkan siswa berpartisipasi aktif. Kegiatan pengabdian dilakukan selama 3 hari dengan siswa/i SMK Utama, ditemukan masih banyak yang belum memahami pentingnya literasi komunikasi digital, menjaga privasi data diri dan mengutamakan etika berkomunikasi. Para siswa juga menunjukkan antusiasme dan interaksi positif dalam sesi sosialisasi, diskusi, dan praktek tentang kegiatan positif yang bisa dilakukan di sosial media seperti pembuatan konten, online shop, digital marketing dan membuat komunitas positif.
Copyrights © 2025