Transformasi digital telah merevolusi dunia pendidikan, khususnya dalam proses evaluasi pembelajaran. Era digital menawarkan peluang besar dalam optimalisasi evaluasi menggunakan teknologi berbasis daring yang memungkinkan proses penilaian berjalan lebih cepat, efisien, dan objektif. Berbagai strategi telah diadopsi, seperti pemanfaatan Learning Management System (LMS), penerapan penilaian formatif digital, serta integrasi analitik data untuk memantau capaian akademik siswa. Selain itu, guru dilatih untuk meningkatkan kompetensi digital dan menerapkan metode evaluasi inovatif, seperti gamifikasi, kuis interaktif, dan simulasi daring. Namun, era digital juga menghadirkan tantangan signifikan dalam pelaksanaan evaluasi pendidikan. Kesenjangan literasi digital antara pendidik dan peserta didik, terbatasnya infrastruktur dan akses internet, serta potensi terjadinya kecurangan dan masalah keamanan data menjadi hambatan utama. Ketidakmerataan akses teknologi di berbagai wilayah semakin memperlebar disparitas kualitas evaluasi. Oleh karena itu, strategi yang tepat harus berfokus pada peningkatan kompetensi SDM, pemerataan infrastruktur, serta penguatan tata kelola pemanfaatan teknologi dalam evaluasi pendidikan. Dengan demikian, evaluasi pendidikan di era digital dapat dilaksanakan secara efektif, inklusif, dan berintegritas.
Copyrights © 2025