Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti moralitas dalam narasi kebohongan yang terkandung dalam film-film al-Khallat melalui semiotika Ferdinand de Saussure dan pendekatan semiotik teori moral. Film al-Khallat mengungkapkan berbagai cerita tentang kebohongan, penipuan dan konflik etika yang mencerminkan dinamika moral masyarakat modern. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, peneliti menganalisis banyak adegan penting dalam film, menunjukkan bahwa mereka terletak pada konteks hubungan keluarga, sosial dan profesional. Studi ini menunjukkan bahwa film ini tidak hanya mencerminkan perilaku tidak bermoral, tetapi sering dikaitkan dengan motif perlindungan, kepentingan pribadi dan konflik nilai. Setiap tindakan diteliti menggunakan petanda dan penanda yang ada juga meneliti kategori karakter untuk mengungkapkan makna tersembunyi di balik bahasa dan perilaku ilustrasi. Hasilnya menunjukkan bahwa kebohongan memiliki aspek moral yang kompleks dan tidak selalu diklasifikasikan sebagai baik atau buruk. Penelitian ini berkontribusi pada penyelidikan moralitas di media populer dan memperluas pemahaman kita tentang dinamika etika dalam budaya visual.
Copyrights © 2025