Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dalam implementasi green building di Indonesia dan Malaysia. Konsep Green Building menjadi perhatian dunia karena dampak perubahan iklim, di mana sektor konstruksi memberikan kontribusi signifikan terhadap kerusakan lingkungan. Meskipun Indonesia dan Malaysia menerapkan sistem penilaian yang berbeda, keduanya memiliki visi yang sama sebagaimana diatur dalam forum Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu mewujudkan pembangunan berkelanjutan pada tahun 2030. Penelitian ini menggunakan metode Comparative Review dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Proses ini dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai studi sebelumnya. Temuan menunjukkan bahwa baik Indonesia maupun Malaysia menghadapi tantangan unik dalam menjamin keberlanjutan penerapan Green Building. Oleh karena itu, diperlukan langkah nyata dari berbagai pihak, termasuk kebijakan strategis pemerintah, peningkatan kesadaran masyarakat, serta kontribusi aktif dari sektor swasta.
Copyrights © 2025