Nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila terdiri dari enam dimensi, salah satunya adalah bernalar kritis. Dimensi ini bertujuan agar anak mampu memperoleh dan memproses informasi, menganalisis serta mengevaluasi penalaran, dan merefleksi pikirannya sendiri. Namun, kemampuan bernalar kritis anak usia 5–6 tahun di TK Kirana Kota Jambi masih belum berkembang optimal, terlihat dari rendahnya partisipasi dalam diskusi dan kesulitan mengungkapkan ide. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai dimensi bernalar kritis dalam pembelajaran anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tiga guru kelas TK Kirana Kota Jambi. Teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi bernalar kritis mulai diterapkan melalui keberanian anak mengajukan pertanyaan dan menyatakan pendapat. Namun, pada aspek menganalisis dan mengevaluasi penalaran, anak masih menunjukkan keterbatasan dalam mengolah informasi secara mandiri. Oleh karena itu, perlu strategi pembelajaran yang lebih aktif dan kontekstual untuk mengembangkan keterampilan bernalar kritis anak usia dini.
Copyrights © 2025