Abstrak secara Penciptaan karya tugas akhir yang berjudul “body shaming pada remaja dalam penciptaan karya fotografi ekspresi” bertujuan untuk menghadirkan visual foto tentang remaja perempuan. Skripsi ini berangkat dari pengalaman pribadi pengkarya sebagai korban body shaming, serta keresahan terhadap dampak psikologi yang ditimbulkan. Melalui karya fotografi ekspresi pengkarya menyampaikan emosi, pengalaman, dan pesan mendalam mengenai fenomena ini karya-karya yang diciptakan diharapkan dapat memberikan dampak positif. Metode penciptaan karya meliputi observasi, studi literatur, elaborasi, serta pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce sebagai landasan dalam merumuskan makna tanda visual pada karya. Proses penciptaan dilakukan menggunakan teknik self potret dengan objek pendukung seperti handphone, tulisan-tulisan kasar, tangga. Hasil karya menampilkan berbagai tindakan dan dampak body shaming seperti rendahnya rasa percaya diri, tekanan sosial, hingga gangguan kesehatan mental. Pencahayaan yang terarah, karya ini diharapkan mampu menggugah empati audiens, menyuarakan pengalaman korban, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya body shaming di era digital. Penciptaan karya body shaming pada remaja dalam fotografi ekspresi berjumlah sebanyak 20 buah karya foto.
Copyrights © 2025