Karya yang berjudul “Makanan Tradisional Kecamatan Baso, Kabupaten Agam dalam Food Photography” Makanan tradisional adalah hidangan yang diwariskan dari generasi ke generasi, menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya dan identitas suatu daerah. Di Indonesia, setiap daerah memiliki kekayaan kuliner tradisionalnya masing-masing, tak terkecuali Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Salah satu Kecamatan di Agam yang memiliki beragam makanan tradisional adalah Baso. Terinspirasi dari kekayaan kuliner lokal Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, yang sarat akan nilai budaya namun mulai terlupakan seiring perkembangan zaman. Makanan khas seperti Randang Cubadak, Dendeng Pucuak Ubi, hingga Gulai Rabuang kini jarang ditemukan dan kurang terdokumentasikan secara visual, sehingga tidak dikenal luas oleh generasi muda. Melalui pendekatan food photography, karya ini bertujuan menciptakan representasi visual yang estetis dan komunikatif terhadap makanan tradisional sebagai bentuk pelestarian sekaligus promosi budaya lokal. Proses penciptaan dimulai studi literatur, wawancara dengan tokoh Bundo Kanduang, observasi langsung, serta penerapan teknik fotografi seperti pengaturan lighting, eksplorasi angle, komposisi visual, dan color grading. Karya ini disusun dalam tiga pendekatan: dokumentatif, promosi, dan artistik, agar makanan tradisional Baso dapat dikenal lebih luas dan tetap hidup dalam ingatan visual masyarakat.
Copyrights © 2025