Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui peningkatan inklusi keuangan menjadi salah satu tantangan utama di banyak negara berkembang, termasuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Di Nanjing, salah satu kota utama di RRT, perempuan yang terlibat dalam usaha kecil dan menengah (UKM) sering menghadapi kendala besar dalam mengakses layanan keuangan formal dan terjangkau. Program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh PCIM Tiongkok bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan perempuan melalui pemanfaatan teknologi finansial (fintech). Program ini berfokus pada pelatihan literasi keuangan dan penggunaan aplikasi fintech yang dapat membantu perempuan dalam mengelola keuangan dan memperluas akses mereka terhadap layanan keuangan digital. Pelatihan yang melibatkan penggunaan aplikasi fintech seperti dompet digital dan pinjaman peer-to-peer, serta pendampingan berkelanjutan, sehingga dapat membantu perempuan pelaku usaha kecil dan menengah dalam mengelola keuangan secara lebih efisien dan meningkatkan akses mereka terhadap layanan keuangan digital. Program ini berhasil meningkatkan pemberdayaan masyarakat sebesar 60.53% dan juga memperkuat kemandirian ekonomi mereka melalui pemanfaatan teknologi yang lebih efisien dan aman.
Copyrights © 2025