Mahasiswa baru di tahun pertama kuliah sedang menyesuaikan diri dengan aktivitas lingkungan akademik dan sosial di perguruan tinggi. Salah satu permasalahan yang dialami mahasiswa baru pada masa transisi berhenti kuliah di tahun ajaran berikutnya, setelah ditelusuri hal itu terjadi karena berbagai alasan seperti ketidaksesuaian kemampuan dengan minat, pilihan orang lain dan jurusan yang ditekuni pilihan terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penilaian kesesuaian antara minat dengan jurusan dan tujuan jangka panjang mahasiswa baru terhadap orientasi masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei, dengan responden berjumlah 207 mahasiswa baru tahun 2021 di Universitas X Provinsi Jambi. Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui google form. Analisa data menggunakan teknik kategorisasi dan tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 25,6% mahasiswa baru memberikan kriteria penilaian 8 dari 10, artinya mereka menganggap sesuai antara minat dengan jurusan kuliahnya. Sedangkan yang menganggap tidak sangat sesuai sebanyak 1,4% dengan memberikan penilaian 0 dari 10. Selain itu, peninjauan dari penetapan tujuan jangka panjang yang sesuai dengan kriteria SMART Goal (Spesifik, Terukur, Dapat dicapai, Realistis, dan Terikat Waktu) hanya 1% mahasiswa baru. Dua puluh empat persen mahasiswa masih memiliki tujuan yang ambigu dan tidak jelas, dan 14% mahasiswa lainnya belum memiliki tujuan jangka panjang. Sebagian besar mahasiswa baru di Universitas X Provinsi Jambi memiliki tingkat kesesuaian antara minat dengan jurusan sesuai dengan kriteria penilaian yang diberikan. Sedangkan penetapan tujuan jangka panjang pada mahasiswa baru dapat disimpulkan belum memenuhi kriteria SMART Goal (Spesifik, Terukur, Dapat dicapai, Realistis, dan Terikat Waktu).
Copyrights © 2025