Pendahuluan: Penggunaan energi yang melebihi asupan energi bisa mengganggu fungsi hipotalamus dan menekan pelepasan hormon GnRH. Pada atlet yang berlatih intensif, dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi. Gangguan siklus menstruasi sering terjadi pada atlet bola basket. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian siklus menstruasi pada atlet remaja bola basket kabupaten karawang. Metode: penelitian ini menggunakan desain peneltian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tehnik sampling yang digunakan dengan teknik total sampling dengan jumlah 35 responden. Instrumen yang digunakan international physical activity questionnaire. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dengan alpha 0.05. Hasil: penelitian aktivitas fisik dengan kejadian siklus menstruasi didapatkan nilai P value = 0.015 < ? (0.05) artinya terdapat hubungan aktivitas fisik dengan kejadian siklus menstruasi pada atlet remaja bola basket Kabupaten Karawang. Kesimpulan: Bagi remaja dan PERBASI Karawang perlu berolahraga sesuai jadwal terstruktur dan seimbang. Catat hari pertama haid setiap bulan untuk memantau siklus menstruasi.
Copyrights © 2025