Kurangnya pengetahuan tentang manfaatnya mengunjungi museum serta hal-hal yang tidak terkait dengan minat / bidang studi, menjadi masalah informasi yang perlu diperbaiki, baik dari segi pendidikan, pengembangan pribadi, maupun pengalaman budaya bagi mahasiswa PRODI Sejarah dan Peradaban Islam UNISSAS Sambas. Memahami alasan ini dapat membantu museum dan institusi pendidikan dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan minat dan keterlibatan mahasiswa dalam mengunjungi dan terlibat dengan museum, baik melalui program edukasi, konservasi dan restorasi terbuka, pengalangan dana dan kampanye sosial. Strategi metode pengabdian meliputi pendekatan kolaboratif dengan melibatkan pihak-pihak terkait seperti komunitas lokal, institusi pendidikan, ahli, dan pengunjung museum itu sendiri. Dengan menggunakan kuisioner atau angket yang relevan, pengabdian di museum daerah Sambas dapat menghasilkan data yang kuat dan bermanfaat untuk mengevaluasi keberhasilan program, memahami kebutuhan pengunjung, dan merencanakan perbaikan atau pengembangan lebih lanjut pada layanan museum. Melalui kampanye dan kegiatan penggalangan dana, museum dapat meningkatkan dukungan publik. Masyarakat akan melihat upaya nyata yang dilakukan oleh mahasiswa dan museum untuk menjaga, memelihara, serta mengembangkan aset budaya yang bernilai ini. Museum telah berhasil menghadirkan pengalaman belajar yang mendalam bagi mahasiswa Prodi Sejarah serta memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memahami nilai-nilai budaya, mengasah keterampilan, dan terlibat dalam upaya pelestarian artefak bersejarah
Copyrights © 2025