Bayi dalam enam bulan pertama memerlukan ASI Eksklusif untuk membantu dan mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. ASI juga sangat penting untuk perkembangan kognitif , melindunginya dari penyakit, dan meningkatkan hubungan antara ibu dan anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dan perkembangan bayi berusia enam hingga dua belas bulan. Metode skrining yang dikenal sebagai Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) digunakan untuk melakukan pemeriksaan perkembangan bayi. Studi ini memanfaatkan desain analitik potong lintang dan melibatkan 140 bayi di Puskesmas Grogol Petamburan Jakarta Barat berusia 6-12 bulan. Data diperoleh melalui kuesioner formulir Google dan wawancara secara langsung dengan ibu ataupun pengasuh bayi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa tidak ada hubungan signifikan antara pemberian ASI Eksklusif untuk bayi dan perkembangan bayi (p = 0,157). Ketika menilai perkembangan bayi, berbagai faktor harus dipertimbangkan, seperti frekuensi dan jumlah pemberian ASI, nutrisi berupa MPASI (Makanan Pendamping ASI), stimulasi, pola asuh orang tua, dan lingkungan. Maka, penting bagi setiap orang tua untuk diberi informasi mengenai pentingnya memberikan ASI Eksklusif guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Berbagai faktor juga harus dipertimbangkan saat menilai perkembangan bayi, seperti jumlah ASI yang diberikan, nutrisi yang berupa MPASI (Makanan Pendamping ASI), stimulasi, pola asuh orang tua, dan lingkungan. Jadi, sangat penting bagi orang tua untuk tahu tentang pentingnya ASI Eksklusif untuk mendukung tumbuh kembang bayi.
Copyrights © 2025