Jurnal Riset Teknik Pertambangan
Volume 5, No. 1, Juli 2025, Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP)

Analisis Perkuatan Tunnel menggunakan Metode RMR, Q-System, dan Finite Element Method pada TD XC-2 CG 460

Aprian, Akbar (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2025

Abstract

Abstrak. Dalam proses penambangan bawah tanah, rekayasa geoteknik berupa penentuan perkuatan lubang bukaan adalah hal yang sangat fundamental karena berkaitan dengan proses penambangan dan keselamatan para pekerja. Lubang bukaan TD XC-2 CG 460 merupakan fokus area karena metode penambangan yang dilakukan pada elevasi lebih tinggi menggunakan metode ambrukan, untuk itu diperlukan pemasangan perkuatan yang sesuai terutama pada atap. Penentuan perkuatan di setiap lubang bukaan menyesuaikan kondisi lubang bukaan dengan memperhatikan faktor keamanan yang tercantum dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia 1827K. Penentuan perkuatan lubang bukaan didasarkan oleh metode empiris Q-System oleh Barton dan RMR oleh Bieniawski yang dilanjutkan dengan perhitungan beban sangga oleh Unal dengan memperhatikan lebar bukaan, massa jenis batuan, dan panjang kemajuan lubang bukaan. Sebagai pembanding metode empiris, digunakan metode numerik. Berdasarkan hasil analisis numerik metode element hingga, saran perkuatan dengan metode Q-System berupa beton tembak yang diperkuat serat dan baut batuan yang dipasang secara sistematis memiliki hasil yang lebih baik dibandingkan saran perkuatan dengan metode RMR berupa baut batuan, besi h-beam, beton tembak, dan mesh yang mengacu pada WI-270.03.15-R.0 dibuktikan dengan nilai deformasi, faktor kekuatan, dan zona ambrukan di sekitar lubang bukaan menggunakan peranti lunak RS2/Phase2. Abstract. In the underground mining process, geotechnical engineering in the form of support determining is fundamental because it is related to the mining process and the safety of workers. TD XC-2 CG 460 is a concern area because the mining method carried out at higher elevations uses the upperhole method, appropriate supporting is required, especially on the roof. Determination of supporting in each tunnel adjusts the condition of the tunnel by taking into account the safety factors stated in Decision of the Minister of ESDM 1827K. Determination of reinforcement of openings is based on the empirical method Q-System by Barton and RMR by Bieniawski which is continued by the calculation of support loads by Unal by adjusting the opening width, rock density, and length of tunnel excavation. As a comparison to the empirical method, a numerical method is used. Based on the results of the numerical analysis of the finite element method, the suggestion for supporting using the Q-system method in the form of fiber-reinforced shotcrete and systematic bolting has better results than the suggestion for supporting usingĀ  RMR method in the form of rock bolts, h-beams, shotcrete, and mesh which refers to WI-270.03.15-R.0 as evidenced by the total displecement, strength factor, and the yield zone around the tunnel in RS2/Phase2 software.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JRTP

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Energy Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Riset Teknik Pertambangan Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review yang mempublikasikan hasil riset dan kajian teoritik terhadap isu-isu empirik dalam sub kajian Pertambangan. JRTP ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan ...