Artikel ini mengkaji Tradisi Nyepeg Sampi dalam upacara Pecaruan Usaba Kawulu Desa Adat Asak Kabupaten Karangasem. Nyepeg Sampi merupakan tradisi yang tergolong ke dalam upacara Bhuta Yadnya. Upacara Bhuta Yadnya bertujuan untuk menetralisir kekuatan negatif atau nyomia bhuta kala. Selain memiliki fungsi menetralisir kekuatan negatif di desa Adat Asak, Pecaruan Nyepeg Sampi juga dihubungkan dengan ritus Durga. Nyepeg Sampi juga dikategorikan ke dalam Tawur Balik Sumpah karena menggunakan korban sapi. Kriteria sapi yang digunakan dalam Tradisi Nyepeg Sampi begitu juga tata cara pelaksanaannya pun tidak boleh sembarangan. Sapi yang digunakan harus sapi hitam pejantan, tidak boleh cacat, tata cara pelaksanaannya pun diatur dalam lontar yang disucikan oleh masyarakat desa setempat.
Copyrights © 2025