Penelitian ini dilatarbelakangi implementasi kurikulum merdeka yang di dalamnya ada nilai-nilai profil pelajar Pancasila, dimana salah satunya adalah gotong royong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Buddha untuk menumbuhkan sikap gotong royong pada siswa Sekolah Dasar dan untuk menganalisis bagaimana praktik gotong royong siswa Sekolah Dasar beragama Buddha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif tepatnya deskriptif analitik. Objek penelitian guru mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha tingkat Sekolah Dasar berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Waktu pelaksanaan penelitian sekitar 6 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran pendidikan agama Buddha tingkat Sekolah Dasar tidak ada materi pembelajaran secara khusus yang membahas tentang gotong royong yang di dalamnya ada elemen kolaborasi, kepedulian, dan saling berbagi, namun pembelajaran tetap ditanamkan nilai-nilai sikap gotong royong. Adapun praktik gotong royong yang di dalamnya elemen kolaborasi, kepedulian, maupun saling berbagi sudah dipraktikkan peserta didik melalui berbagai kegiatan pembelajaran di kelas, di lingkungan sekolah, maupun di lingkungan masyarakat sekitar peserta didik tinggal. Aktivitas gotong royong dipraktikkan baik dengan sesama peserta didik beragama Buddha maupun dengan semua siswa antar agama.
Copyrights © 2025