Upaya penelitian berusaha untuk menyelidiki dampak pengungkapan ESG Disclosure pada kemungkinan tekanan keuangan perusahaan, bersama dengan peran mediasi inovasi teknologi sebagai variabel moderasi. Titik fokus penyelidikan terdiri dari 17 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023, menggunakan metodologi kuantitatif melalui analisis regresi data panel. ESG dievaluasi sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh Global Reporting Initiative (GRI), risiko kesulitan keuangan dinilai menggunakan Altman Z-Score, dan inovasi teknologi diwakili melalui perputaran modal dan pengembalian penjualan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik pada risiko tekanan keuangan. Selain itu, inovasi proses yang didorong oleh perputaran modal juga tidak menunjukkan dampak yang signifikan dan tidak berfungsi untuk memoderasi hubungan antara ESG dan risiko keuangan. Sebaliknya, inovasi produk, seperti yang ditunjukkan oleh pengembalian penjualan, menunjukkan efek yang signifikan pada risiko tekanan keuangan, namun tidak memoderasi hubungan antara pengungkapan ESG dan risiko kesulitan keuangan.
Copyrights © 2025