AbstrakPenulisan jurnal ini dilatarbelakangi oleh metode tafsir tentang sikap Hipokrisi yang berada pada surah Al–Baqarah ayat 8–20 menggunakan kitab karya Syekh Abdul Qadir Al–Jailani.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai Hipokrisi dan juga untuk mengetahui tentang Tafsir Hipokrisi dan Substansinya dalam Surah Al–Baqarah ayat 8–20 di dalam Tafsir Al–Jailani.Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan studi kepustakaan library research dengan cara meneliti dan membaca karya–karya yang mempunyai relevansi dengan kajian yang dibutuhkan dalam penelitian ini, supaya dapat dipastikan kebenarannya.Hasil dari penelitian ini menunjukkan menurut penafsiran dari Syekh Abdul Qadir Al–Jailani bahwa seseorang mempunyai sifat hipokrisi yakni orang–orang yang melupakan janji terdahulu yang telah mereka ucapkan di fitrah asalnya dan selalu hidup dalam kepura–puraan. Sedangkan substansi Surah Al–Baqarah ayat 8–20 di dalam tafsir Al–Jailani menjelaskan bahwa penyakit hati yang melekat pada diri seseorang yang sering berdusta akan keimanannya merupakan orang yang memiiki unsur dari sifat munafik.Kata – Kata Kunci : Hipokrisi, munāfiqīn, kāfirīn, muttaqīn
Copyrights © 2025